kerenjasaMu.com I TANGERANG
Tahu baru Islam, yang jatuh pada tanggal 1 Muharam, merupakan momen penting bagi umat muslim.
Perayaan ini menandai awal tahun baru dalam kalender Hijriah, yang didasarkan pada peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.
Momen ini bukan hanya sekadar pergantian tahun, tetapi juga merupakan waktu untuk merenungkan perjalanan spiritual dan memperbarui niat dalam menjalani hidup.
Untuk itu, H. Agus Supriyatna., M.H., M.SI, DPRD Provinsi Banten, mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum berbenah diri.
Ia juga mengajak masyarakat memperkuat semangat perubahan ke arah yang lebih baik.
H. Agus menilai, Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah. Momen itu menjadi pengingat atas peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang sarat makna perjuangan, pengorbanan, dan keteguhan iman.
"Meneguhkan hijrah berarti menjadikan semangat perubahan sebagai bagian dari kehidupan. Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan dari kebiasaan yang kurang baik menuju perilaku yang lebih baik, dari sikap individual menuju kepedulian sosial, dari kemalasan menuju produktivitas, dan dari perpecahan menuju persatuan," tutur aktivis KAHMI Banten ini.
Ia menjelaskan semangat hijrah juga dapat diwujudkan melalui peningkatan kepedulian sosial, produktivitas, hingga memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut H. Agus mengatakan, nilai-nilai hijrah juga menjadi landasan dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya melakukan perbaikan layanan publik dan mendorong pembangunan yang merata disetiap kota/ kabupaten di Provinsi Banten.
"Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani juga menjadi fokus Pemerintah Provinsi Banten, untuk terus berbenah dalam menghadirkan pelayanan publik yang baik," ucap alumnus S2 Ilmu Politik, Universitas Indonesia (UI). (*)


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.