kerenjasaMU.com | JAKARTA
Borneo FC Samarinda, belum mau angkat tangan dalam persaingan menuju gelar juara BRI Super League 2025/26 meski peluang mereka terbilang kecil.
Tambahan satu poin saat bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (17/5/2026), membuat langkah Pesut Etam sedikit tersendat.
Laga yang sebelumnya diprediksi bakal dimenangi Borneo FC justru berakhir sama kuat 0-0, sehingga tim asal Samarinda itu gagal memangkas jarak dengan Persib Bandung.
Hasil tersebut membuat situasi klasemen makin berpihak kepada Maung Bandung. Persib kini kukuh di puncak pertama dengan 78 poin, unggul dua angka dari Borneo FC.
Persib hanya membutuhkan hasil imbang pada laga terakhir untuk memastikan gelar juara tetap berada di tangan mereka.
Kendati demikian, Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menegaskan bahwa timnya belum siap menyerah. Dia meminta para pemain tetap menjaga semangat hingga pertandingan terakhir benar-benar usai.
"Ayo angkat kepala. Kami harus mencoba. Kami masih harus berjuang di rumah. Semua perjuangan kami selama ini belum selesai," ucapnya.
Meski jalan menuju gelar kini sangat bergantung pada hasil tim lain, Lefundes tetap meminta anak asuhnya menjaga fokus.
Situasi makin menarik karena Persijap Jepara, yang baru saja menahan Borneo FC, kini menjadi lawan terakhir Persib Bandung pada laga pemungkas.
Lefundes berharap Persijap mampu kembali memberi perlawanan sengit saat menghadapi Persib di pekan penentuan.
"Yang terpenting ialah kami harus menyelesaikan laga terakhir dengan maksimal. Selama masih ada kesempatan, kami akan terus berjuang sampai akhir.
Untuk bisa menjadi juara, Borneo FC wajib menang di laga terakhir, sembari berharap Persib Bandung terpeleset di pertandingan penutup. (*)


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.