TANGERANG — Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Tangerang mendorong Pemuda Muhammadiyah untuk terus memperkuat konsolidasi internal dan responsif terhadap tantangan sosial-ekonomi daerah.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua ICMI Korda Kabupaten Tangerang, Assoc. Prof. Dr. Hamdani, SE., MM., M.Pd., M.Ak. dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) bersama Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Tangerang di GSG Cikupa pada (4/10/2026).
Dalam paparan materinya, Assoc. Prof. Dr. Hamdani, SE., MM., M.Pd., M.Ak. menyoroti pentingnya komitmen kaderisasi yang murni dan berakar kuat di tengah masyarakat. Ia mengingatkan agar integritas organisasi tetap dijaga dan tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu secara pragmatis.
"Pemuda Muhammadiyah harus benar-benar mengakar di tengah masyarakat. Jangan sampai ada 'Kader AI' kader buatan yang baru mengaku-ngaku sebagai Muhammadiyah saat ada momentum atau kepentingan tertentu saja," ujar Assoc. Prof. Dr. Hamdani, SE., MM., M.Pd., M.Ak. di hadapan para peserta FGD.
Selain penegakan etika kaderisasi, Hamdani, juga menggarisbawahi persoalan riil yang dihadapi daerah, yakni Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Tangerang yang berada di angka 5,94% pada tahun 2025. Menurutnya, angka ini harus menjadi perhatian khusus dan prioritas aksi bagi organisasi pemuda keagamaan.
"Fakta Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 5,94% ini adalah alarm bagi kita semua. Pemuda Muhammadiyah harus mengambil peran aktif melalui program-program pemberdayaan ekonomi dan penyiapan kapasitas SDM pemuda agar mampu menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan di Kabupaten Tangerang," pungkasnya.
Kontributor Penulis: Faisal Kemal






Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.