Sebagai bagian untuk memperkuat literasi keuangan, Bank Perekonomian Rakyat Dana Pensiun Taspen menggelar sosialisasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) yang diikuti 90-an anak SD Negeri Priuk Kota Tangerang. Untuk menanamkan budaya menabung sejak dini (11/7/2026). Kegiatan edukatif ini berlangsung dengan suasana ceria,hangat dan interaktif agar mudah dipahami anak-anak. Bertindak sebagai narasumber Eko Bagus Asisten Branch Manager Bank DP Taspen Cabang Tangerang, yang menjelaskan akan pentingnya menabung.
Dalam kesempatan ini, setiap anak dibekali pengetahuan menabung melalui melalui permainan, cerita inspiratif, dan kuis ringan, anak-anak diajak mengenal pentingnya mengelola uang serta manfaat memiliki tabungan untuk masa depan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Bank DP Taspen dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan anak usia sekolah.
Sebagai bank Perekonomian Rakyat yang peduli terhadap pendidikan dan literasi, Bank DP Taspen memberikan pemahaman sederhana mengenai perbedaan kebutuhan dan keinginan, cara menyisihkan uang saku, serta pentingnya hidup hemat. Tabungan SimPel dirancang khusus untuk pelajar agar anak-anak dapat belajar menabung dengan mudah, aman, dan menyenangkan. Setiap anak pun diberi tahu pentingnya kebiasaan mencatat pengeluaran kecil agar lebih disiplin dalam menggunakan uang sehari-hari.
Kegiatan literasi keuangan ini berlangsung penuh antusias karena anak-anak tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam berbagai simulasi menabung dan permainan edukatif. Para orang tua yang hadir menyambut baik kegiatan penyuluhan ini karena dinilai mampu membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian finansial pada anak-anak sejak usia dini.
Melalui Sosialisasi Tabungan SimPel ini, Bank DP Taspen berharap anak-anak semakin memahami bahwa kebiasaan menabung merupakan langkah kecil yang memiliki manfaat besar di masa depan. Pendidikan literasi keuangan sejak usia sekolah dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang cerdas dalam mengelola keuangan. Dengan dukungan sekolah, keluarga, dan dunia perbankan, budaya menabung diharapkan dapat tumbuh menjadi bagian dari kebiasaan positif anak-anak Indonesia. Salam literasi !!





Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.